Sabet Status Wonderkid Terbaik Dunia, Jadon Sancho Ungguli Vinicius Junior

Winger belia Dortmund dan Inggris ini memuncaki NxGn 2019, susunan pemain remaja terbaik di dunia versi Goal.

Jadon Sancho sah terpilih sebagai pemenang NxGn 2019. Ia dapat mengalahkan Vinicius Junior guna menyegel titel sebagai wonderkid terbaik di dunia.

 

Vinicius pun mendapat pemanggilan di level internasional bareng Brasil pada Maret ini. Sayang, sensasi Real Madrid berusia 18 tahun ini darurat dicoret sesudah cedera engkel parah menghantamnya.

 

Pintu Selecao tetap tersingkap lebar guna Vinicius berkat musim debutnya yang mengesankan di Santiago Bernabeu. Performa rapi Vinicius di lapangan menjelaskan kenapa Madrid rela menerbitkan €45 juta guna memboyongnya dari Flamengo ketika ia masih berusia 16 tahun.

 

Meski demikian, Vinicius mesti rela finis di belakang Sancho dalam NxGn, susunan tahunan Goal yang mengurutkan 50 pemain remaja terbaik di dunia. Sancho dapat mengikuti jejak bintang muda AS Roma Justin Kluivert dan kiper belia AC Milan Gianluigi Donnarumma yang setiap menjadi pemenang NxGn 2018 dan 2017.

 

Para editor dan jurnalis dari 42 edisi kami di semua dunia menyerahkan penilaian untuk barisan pemain ini dari empiris di kesebelasan utama, potensi, serta keterampilan keseluruhan mereka. Limit tanggal lahir guna mereka yang menghiasi NxGn tahun ini ialah 1 Januari 2000 dan sebanyak wonderkid beda pun mengikuti Sancho dan Vinicius.

 

Ada sayap Chelsea Callum Hudson-Odoi yang dapat finis ketiga di NxGn 2019. Musim ini, Hudson-Odoi tampil impresif di Liga Europa dan sempat menciptakan Bayern Munich menawarnya £35 juta pada Januari lalu.

 

Phil Foden duduk serupa di bawahnya sampai-sampai empat besar NxGn 2019 dikuasai oleh tiga pemuda Inggris. Total, terdapat tujuh youngster Inggris yang berada dalam susunan ini. Di samping Sancho (1), Hudson-Odoi (3), dan Foden (4), ada pula Morgan Gibbs-White (10), Ryan Sessegnon (11), Rhian Brewster (31), dan Emile Smith Rowe (32).

 

Ketujuhnya adalahbagian dari timnas junior Inggris yang dapat memenangi Piala Dunia U-17 pada 2017 lalu. Dominasi “singa muda” dalam NxGn 2019 ini menjadi indikasi bahwa The Three Lions akan punya generasi emas lagi.

 

Masa depan terang juga tampak di Brasil sesudah Rodrygo, penyerang Santos yang bakal segera bergabung ke Madrid, finis kelima alias tiga tingkat di bawah kompatriotnya, Vinicius.

 

Peringkat keenam disabet Alphonso Davies, sang berlian mentah Bayern Munich yang digondol dari Vancouver Whitecaps pada Januari lalu. Di bawahnya terdapat Sandro Tonali, playmaker Brescia berjuluk “Andrea Pirlo baru” yang belum menyantap Serie A tapi telah dipanggil timnas Italia dan dincar tidak sedikit klub top.

 

Sementara itu, Diego Lainez alias “Messi dari Meksiko” finis kedelapan sesudah sukses menjebol La Liga bareng Real Betis. Moise Kean mengikuti di urutan kesembilan dan ia diprediksi akan terus bercahaya di Juventus dan Italia.

 

Bek remaja terbaik dalam susunan ini ialah pemain serbabisa Chelsea berpaspor Wales, Ethan Ampadu. Adapun kiper terbaik ditempati Gabriel Brazao, yang baru saja bergabung dengan Parma dari Cruzeiro dan akan berseragam Inter Milan di musim panas nanti.

 

Perjalanan Sancho dkk. tidak berhenti di sini. Namun yang pasti, jalan mereka mengarah ke superstar sepakbola telah terbuka lebar.